" Enu padamu kusapa seribu tahu" Detik waktu membujukku perlahan Mengalir lembut sepanjang malam Dari paras hingga nafas alam Kita larut dalam waktu dan mimpi kelam Hujan sore basahi sudut taman kota Senyum lembut menyapa doa Dan kita sibuk dengan kata penuh dosa Kapan kita bersua memahat kata yang patah Kain songke dan manis senyum Membungkus rindu yang lama bersemayam Dari kata hingga air mata yang kita sulam Semoga budaya cinta tak mati di malam kelam Manis puisi bergemah menggema seisi kota Selimuti hati dan tubuh yang tak bernoda Biarkan kita berdarah pada budaya Asal jangan menyerah pada mereka. Dari metafora hingga hiperbola utuh Kita bersetubuh dalam rahim tungku Menyelam malam dingin dan kita yang ingin Satu selimut kita bercinta hingga tua... #Enu dan lipa Songke
"Akupun tak pernah tau apa yang ku tulis" Karena sejatinya tulisanku adalah sisa tinta tulisanmu yang ku gores dalam secarik hati dan sepenggal rasa di penghujung mimpi.