_Sajak yang diacak_ CINTA DISEPERTIGA MALAM Entah harus mulai dari mana Mereka sesuatu yang pernah ada Bait bait indah bermadah menggema Di selah selah kata mutiara yang patah menyisahkan luka Menyisir setapak jalan penuh dosa Doa-doa menyapa semesta raya Berawal dari kata ragu hingga napas malu-malu Kau asuh, kau rangkul degan pelukan paling hangat Aroma dada dan wangi rambut tanda kasih tak pernah usai Kini oktober semakin menua menyisahkan cerita Tentang petua dan doa-doa kecil di penghujung malam buta biarkan aku memeluk erat tubuhmu dalam bayang-bayang semu sekedar melepas rindu tentang kita yang dulu bersembah pilu menyapa seribu tahu. Disepertiga malam kelam tak berbintang kau datang memberi terang Hingga mawar bermekaran memberikan aroma....cinta pada tanah dan nisan yang kian memudar.... Merpati merpati bernyanyi terbang melayang ke sudut sudut kota Ada pesan tentang kabarmu yang kaku diujung kalbu Hing...
"Akupun tak pernah tau apa yang ku tulis" Karena sejatinya tulisanku adalah sisa tinta tulisanmu yang ku gores dalam secarik hati dan sepenggal rasa di penghujung mimpi.