Priaku...
Barangkali hanya sejumput harap dalam derap yang meluapkan banyak rindu Dan kangen pada malam ini. Tak tau mengapa memikirkanmu menjadi hobyku akhir-akhir ini.
Seperti ruang selebar pandang antara mata Dan kau mekar menjadi cita Dan cintaku.
Lagi seikat mawar aku menepis bayangmu langit yang berhias wajahmu, perlahan gelap berganti malam.
Senyum yang tercurah dari bibir tipismu memburu mati ketika kabut membubung.
Kuberharap besok pagi kau yang tumbuh jadi bintang pagi subuh yang indah setelah malam ini kau jadi sepotong mimpi yang rupawan untuk angan Dan inginku.
Dalam segelas anggur Ada cuka yang pahit melebur. Dalam secawan awan Ada hujan yang sendu meratapi diri. Dalam sepotong foto hitam putih Ada kau yang manis menyentuh hati.
Yang lupa digoresi cat merah sebagai luka.
#izinshare🙏

Komentar
Posting Komentar