Langsung ke konten utama

Surat Cinta Untuk Theresia





    SURAT CINTA UNTUK THERESIA

                   Part I).
Selamat pagi.....Salam hangat kopi dan manis puisi dari biji Janji yang menempel di alis matamu. IzinkanKu mengusap debu rindu lewat lagu yang syandu.........

Lama tak jumpa hingga kita lupa pada rasa 
Larut ditelan waktu semoga tak rapuh.
Terlalu jauh untuk mendayuh membasu sepotong rindu yang melekat diujung kalbu

Theresia .....
Jemariku menari diatas lembar putih ingin kutuliskan sebait kisah yang kurasa dari malam malam panjang tanpa terang. 

Bulan dan bintang bercengkrama dengan ujung ujung lida. Aku musnah dalam kata.....

Rasa terus menggema hingga logika pecah menjadi air mata. Memaksaku pulang pada petang aku berdendang menyanyikan syair terakhir untukmu dikala malam datang. 

Tak bisa kutepis bayangmu menghantuiku dari balik jendela kamar. Kau bisikan rindu lewat lagu yang lugu dan kaku....
Theresia.....

Kini tak ada lagi wangi kopi untuk kau cicipi sekedar teman memilih diksi dan ruang hati yang mati. Jika nanti kau pergi lihatlah suratku didalam laci Sebelah kiri. Aku menanti .

Isi suratnya tak panjang dan sedikit kusam, aku menulisnya dengan pena pinjaman dari paman sebelah.....bacalah suratnya dalam hati, jangan sampai mereka tau, apalagi ibumu. Mungkin dia sedikit kesal semoga nanti tidak menyesal.


#PenyairJalanan
#semoGabaikadanya

Komentar

Posting Komentar