Langsung ke konten utama

Kamu Dan Halu yang kaku




         AKU SI PEMULUNG RINDU



Gadisku terselip fotomu 
Dihalaman tengah buku harianku
Seperti kepakan sayap merpati istana 
Begitulah jantungku bedetak menembusi dada

Kau tak pernah menyimpulkan waktu untuk kita bersua
 Mengobati luka saat rindu menyiksa  
Sementara  aku masih menyimpan sejuta doa 
Untuk  malam panjangmu biarkan kita bersua dalam dimensi rasa

Maafkan pagiku yang penuh lugu dan candu 
Atas segala rindu aku mengadu 
Pada waktu yang selalu menghujamku 
Kenangmu abadi  sepanajang doa malamku

 tak banyak kata frasa ataupun sejuta bunga
Pucuk pucuk cemara jingga yang semakin menua
Takan pernah gugur menyisahan aroma rasa  
Hanya esa dalam doa seemoga yang kuasa kita bersua


Mencari rupa dalam doa sepanjang malam 
Mengumpulkan kenangan yang berserakan sepanjang malam
Rinduku sudah terisi penuh atas sejumput harap yang kau dekap
Nyatanya Kau hanya menghantuiku dengan bayang semu, aku gagap.......




#Momang

Komentar