"Malam gelap hujan deras dingin menusuk tulang
Senyum ibu membias terpancar kesudut sudut istana
Dari kaki hingga kepala kami gemetar dengan irama tak tentu
Dengan Nada lembut dan halus dongeng pertama dimulai"
" KEKASIH GELAPKU"
Waktu terus berlalu sementara kau tak pernah merayu
Menuai inginku dan mencumbui masa lalu tanpa ragu
Kau nampak pilu dan malu saat kita bertemu di ruang rindu
Gumamku, begitu caramu bercinta tanpa berpura pura lugu
Dua minggu kemudian kami bercinta lagi ditengah wabah dengan rama
Menghabisi waktu dengan teliti agar tidak tertangkap basah
Kini kami jadikan rutinitas untuk segala hasrat dan cinta yang membabibuta
untuk surat cinta yang ditulis diam diam mohon dibaca, lalu kotak sampah.
Sudah lama kita bercinta hingga anak cucu menelan derita
Rupanya negeri kita sedang berduka, budak istana kehilangan tahta.
Sementara penguasa sibuk bermain drama, rupiah hilang arah
Mari kita rentangkan tali BH dan angkat celana dalam untuk merdeka.
Dongeng pertama usai sementara kau sudah tertidur pulas
Apa kau malas atau tak repot soal selangkangan?
Atau kita yang buta rasa, hingga lupa cara berdoa, dan memberi petuah?
Doa malam, semoga kita tak tenggelam dalam zaman yang gersang.
#no drop

Komentar
Posting Komentar